Pada dasarnya setiap manusia punya beberapa sisi dalam hidupnya, mereka memiliki lebih dari satu sifat karena itu adalah salah satu cara bertahan dari kerasnya kehidupan ini. Baik atau buruk seseorang dinilai dari bagaimana cara seseorang memandang satu sama lain. Kadang jika hanya sebelah mata saja yang memandang mereka pasti hanya akan mendapatkan sisi buruk dari seseorang atau sebaliknya mereka hanya mampu melihat sisi baiknya. Jadi jangan salahkan pendapat orang lain, kita tidak bisa merubah main set seseorang harus sama dengan kita. Mengalirlah seperti air namun kuatkanlah pelampungmu supaya tidak terbawa arus. Tetaplah rendah hati dan terus melihat seseorang dari dua sisi matamu, karena dengan begitu hati tidak akan merasa di ingkari dan pasti hidup akan lebih indah dimatamu.
Jangan biarkan suara orang lain mempengaruhi pikiranmu, sejahat apapun seseorang dan sebaik apapu seseorang, mereka pasti tidak pernah tidak melakukan sebuah kesalahan. Jadi hiduplah sesuai dengan apa yang kamu inginkan dan harapkan, dan ingatlah jika sudah lelah berkelana masih ada jalan untuk pulang...
Quote 2
Dan ternyata waktu juga yang membuat seseorang berubah, dari yang awal baik jadi tidak baik dan berakhir buruk. Waktu juga menelan semua kebaikan yang ditanam dan menebar kebencian begitu saja. Lalu munculah kata seandainya, dan terlihat sebuah penyesalan di ujungnya. Bukan saatnya untuk menyesali, karena waktu itu tidak akan penah kembali, berusahalah untuk tetap maju kedepan, walaupun duri dan jurang menunggumu disana. Berhentilah bila lelah, tapi jangan pernah berfikir untuk kembali lagi karena disana sudah tidak ada lagi ruang untuk hidup. Lanjutkanlah lagi bila kamu sudah merasa kakimu bisa berjalan lagi, masih banyak kawan yang akan menggandengmu sampai pada titik tertinggi dari hidupmu, dan di sana juga ada kawan yang akan siap menjegalmu kapanpun itu. Percayalah setiap perbuatan baik selalu di balasa dengan kebaikan, dan sebaliknya.
Lapangkanlah dada, tundukan kepala minta maaflah terlebih dulu pada dirimu sendiri, tunduk bukan berarti kalah, karena dengan begitu kamu sedang melawan diri kamu sendiri melawan ego didalam dirimu sendiri.
Hal yang paling bisa merusak adalah ego dari diri masing-masing, selama bisa mengendalikannya, pasti semua akan baik-baik saja... as is well..
Quote 3
Kehilangan... Ada banyak definisi dari satu kata ini, ada yang bilang itu menyakitkan ada pula yang bilang itu sangat melegakan. Apa pun itu jika seseorang merasa kehilangan berarti dia sudah tidak bisa memilikinya lagi, bisa tahu apa yang paling di sesali untuk sebuah kehilangan? Waktu.... ya kehilangan sebuah waktu adalah hal yang paling aku sesali... Dengan membiarkan waktu berjalan begitu saja di depan mataku membuat aku tahu bahwa waktu itu terlalu berharga untuk aku lewatkan.
Quote 3
Kadang aku berfikir kalau aku hanya hidup sendirian di dunia ini. Saat aku kira semua orang meninggalkan aku, aku sempat terdiam di tempat dan berfikir. Namun saat aku menoleh kebelakang, ternyata bukan aku yang di tinggalkan. Melainkan aku yang meninggalkan semua orang. Aku yang terbiasa melakukan semua hal sendirian, merasa tidak perlu orang lain menemaniku. Namun ternyata hal itu membuat semua orang menjauhiku. Mereka pikir aku baik-baik saja, mereka pikir aku tidak terluka dan mereka pikir aku tidak pernah meneteskan air mata. Namun yang belum mereka sadari adalah, selama ini aku memeluk lukaku sendiri, mengobatinya sendiri dan bangkit sendiri. Saat mereka tahu aku terluka, mereka akan bilang, "tidak apa-apa, kamu sudah dewasa seharusnya kamu tidak cengeng..!". Bagaimana bisa mereka menilai aku hanya dengan melihat lukaku saja? Mereka bahkan tidak pernah melihat bagaimana caraku bertahan dengan semua luka yang aku dapatkan. Apakah jika menjadi dewasa berarti tidak boleh menangis? Atau hanya menjadi dewasa itu harus bisa menahan tangis? Tuhan menciptakan air mata bukan untuk kelemahan seseorang, namun terkadang air mata adalah sumber kekuatan bagi seseorang. Jadi... Bolehkah aku menangis kali ini?